Tentang Jalan

Setiap hari kita berjalan.

Menuju kantor.

Menuju sekolah.

Menuju rumah.

Menuju tempat yang ingin kita datangi.

Kita tahu ke mana kaki melangkah.

Namun...

apakah kita juga tahu ke mana hidup sedang menuju?

Aneh rasanya.

Kita tidak akan naik kendaraan tanpa mengetahui tujuannya.

Kita tidak akan membeli tiket tanpa mengetahui kota yang akan didatangi.

Tetapi dalam kehidupan...

sering kali kita terus berjalan tanpa pernah benar-benar bertanya,

"Ke mana sebenarnya aku sedang menuju?"

Mungkin itulah sebabnya banyak orang merasa lelah.

Bukan karena jalannya terlalu jauh.

Tetapi karena berjalan tanpa arah menghabiskan tenaga lebih banyak daripada berjalan menuju tujuan.

Sesekali, lihatlah sebuah jalan.

Ia tidak pernah memilih siapa yang melintasinya.

Anak kecil.

Orang tua.

Orang kaya.

Orang miskin.

Semuanya melewati jalan yang sama.

Namun setiap orang memiliki tujuan yang berbeda.

Jalan hanyalah jalan.

Arah ditentukan oleh orang yang melangkah.

Begitu pula kehidupan.

Hari-hari yang kita jalani mungkin tidak jauh berbeda dengan orang lain.

Yang membedakan adalah arah yang kita pilih.

Karena pada akhirnya...

bukan seberapa cepat kita berjalan yang menentukan.

Melainkan apakah setiap langkah membawa kita semakin dekat kepada tujuan yang benar.


Persinggahan

Besok ketika kamu berjalan ke mana pun...

perlambat langkahmu sejenak.

Lalu tanyakan dalam hati,

"Apakah langkah kakiku hari ini searah dengan langkah hidupku?"

Bagikan :
Bagikan persinggahan ini: